Search
  • paulusbsuranto

KLAIM ASURANSI DITOLAK

Sering mendengar hal seperti itu ? Teman atau saudara yang klaim asuransi tapi ditolak ? Padahal sudah membayar premi bertahun-tahun...sehingga tentu sangat jengkel, marah bahkan menganggap perusahaan asuransi itu wan prestasi atau malah menipu.


Ada 2 hal yang teman-teman perlu lakukan agar tidak mengalami hal menjengkelkan seperti itu. Ya HANYA 2 HAL saja.


1. PILIH PERUSAHAAN ASURANSI DENGAN BIJAK. Yakni perusahaan asuransi yang memiliki reputasi baik dan teruji, serta memiliki keuangan yang kuat.

Caranya :


a). Cari tahu/informasi perusahaan asuransi itu sudah beroperasi berapa lama.

Pilih yang > 100 tahun. Berarti perusahaan itu telah teruji.


b). Cari informasi apakah perusahaan asuransi itu memiliki asset di banyak negara. Jika ya, berarti reputasinya sudah level dunia.


c). OJK mensyaratkan RBC (Risk Based Capital) atau rasio kecukupan modal perusahaan asuransi di Indonesia paling tidak 120%. Dan semua perusahaan asuransi wajib melaporkan RBC pada laporan keuangannya. Cari tahu RBC nya dan pilih yg > 120%.

RBC > 120% artinya perusahaan asuransi tersebut memiliki modal yang cukup untuk melindungi resikonya, sehingga para nasabahnya juga akan aman terlindungi.


2. BACA POLIS DENGAN CERMAT. Jangan malas membaca polis. Karena ikatan hukum antara nasabah dengan perusahaan asuransi hanya pada polisnya. Bukan pada iklannya, apalagi pada omongan agen-nya. Pada umumnya ada "masa pertimbangan" yg lamanya tergantung dari masing-masing perusahaan asuransi. Artinya selama "masa pertimbangan" itu nasabah bisa membatalkan polisnya, dengan alasan apapun, dan semua premi yang telah dibayarkan akan dikembalikan 100%, utuh. Oleh karenanya, bacalah polisnya dengan seksama dan hubungi agen-nya atau langsung ke perusahaannya jika ada yg tidak sesuai. Jika terpaksa, batalkan saja polisnya dan minta kembali premi-nya.


1 hal tambahan. Jika seorang nasabah membeli produk X dari suatu perusahaan asuransi. Dan jika perlindungannya sampai tahun 2028 (misalnya). Maka nasabah itu berhak mendapatkan perlindungan sesuai polis-nya sampai tahun 2028. Apakah mungkin perusahaan asuransi menghapus produk X tersebut dari programnya ? MUNGKIN. Tapi itu tidak boleh MERUGIKAN NASABAH yang sudah mengambil produk X tersebut sebelumnya. Meskipun produk X sudah tidak ada lagi, tapi nasabah akan mendapatkan perlindungan yang setara.


Demikian teman-teman...semoga informasi ini sedikit membantu. Salam...







0 views
 
  • Facebook
  • Twitter

©2020 by Bambang Suranto. Proudly created with Wix.com